Natural Killer cells (NK cells) disebut juga sel NK merupakan sel pembunuh alami dalam sistem imun manusia. Mereka merupakan bagian dari sistem imun bawaan (innate immunity) dan memiliki kemampuan untuk mengenali secara langsung dan menyerang sel-sel yang terinfeksi dan juga sel-sel kanker.
Sumber Gambar: https://www.drugtargetreview.com/news/58043/early-natural-killer-cells-more-effective-than-adult-versions-find-researchers/
Mereka dapat secara langsung mengidentifikasi dan melenyapkan sel-sel yang abnormal dari tubuh tanpa bergantung pada antibodi atau tanpa didahului oleh stimulasi antigen. Banyak penelitian telah menunjukkan bahwa seiring bertambahnya usia, jumlah dan aktivitas dari sel NK dalam tubuh manusia juga berkurang secara bertahap, hal ini menyebabkan pelemahan sistem imun dan meningkatkan risiko terkena penyakit seperti infeksi dan kanker.
Gambar di atas menunjukkan hubungan korelasi yang jelas antara aktivitas sel NK dan tingkat terjadinya kanker, di mana jika aktivitas sel NK semakin rendah, maka tingkat terjadinya kanker semakin meningkat. Grafik di atas dibuat dengan membandingkan waktu setelah pengukuran (tahun) dan tingkat kejadian kanker.
Sumber Gambar: Regenerative Medicine Cell Preparation Center
Keunggulan penggunaan terapi berbasis sel NK untuk pengobatan kanker:
1. Efek antitumor dengan spektrum yang luas
Sel NK memiliki mekanisme pengenalan yang unik yang dapat langsung mengidentifikasi dan membunuh berbagai jenis sel kanker tanpa bergantung pada antibodi atau tanpa perlu didahului oleh stimulasi antigen. Spektrum luas ini memungkinkan terapi berbasis sel NK untuk digunakan sebagai perawatan terhadap berbagai jenis kanker dan dipakai secara luas sebagai sebuah metode antitumor.
2. Efek antivirus yang kuat
Sel NK juga dapat mendeteksi dan mengeliminasi sel-sel yang terinfeksi oleh virus, membantu mengurangi risiko mengidap kanker yang disebabkan oleh infeksi virus, seperti karsinoma nasofaring yang disebabkan oleh virus Epstein-Barr atau kanker serviks yang disebabkan oleh virus human papillomavirus (HPV).
3. Mempertahankan regulasi imunitas secara keseluruhan
Sel NK mengatur fungsi dari sel-sel imun lainnya dengan melepaskan sitokin, seperti mengaktivasi sel limfosit T dan limfosit B. Fungsi imunomodulator ini tidak hanya memperkuat serangan terhadap sel kanker, tapi juga mempertahankan kemampuan pertahanan imunitas tubuh pasien dan memperlambat penyebaran kanker.
4. Efek antitumor yang bersifat persisten
Sel NK yang teraktivasi dan berproliferasi dapat tetap aktif selama jangka waktu tertentu dalam tubuh, mengidentifikasi serta membunuh sel kanker secara berkelanjutan, dan memberikan efek antikanker yang lebih lama.
5. Tanpa ada efek samping yang jelas
Dibandingkan dengan radioterapi dan kemoterapi konvensional, terapi sel NK merupakan pengobatan biologis yang lebih terarah dan merupakan pengobatan yang lebih ramah terhadap tubuh manusia. Sel NK hanya menyerang sel kanker atau sel-sel yang abnormal tanpa merusak sel-sel yang sehat, jadi dia tidak akan membebani tubuh.
Mengapa pasien kanker diuntungkan dengan transfusi sel-sel alogenik ini?
Sumber Gambar: Regenerative Medicine Cell Preparation Center
Dalam terapi sel NK, penggunaan sel NK yang berasal dari darah tali pusat bayi yang baru lahir lebih efektif, hal ini dikarenakan sel NK yang berasal dari darah tali pusat memiliki aktivitas yang lebih tinggi dan memiliki tingkat proliferasi yang lebih cepat, sehingga mereka dapat mengidentifikasi secara cepat dan membunuh sel-sel kanker setelah masuk ke dalam tubuh pasien kanker, hal ini meningkatkan efisiensi dari pengobatan kanker.
Di waktu yang bersamaan, sel NK dari pasien kanker mungkin tidak cukup memiliki aktivitas antitumor yang disebabkan oleh kerusakan jangka panjang atau penuaan. Tetapi, sel NK dalam darah tali pusat anak yang baru lahir masih muda dan aktif, serta memiliki efek antikanker.
Secara umum, sel NK yang berasal dari darah tali pusat lebih aman dan dapat dikembangkan dan diaktivasi secara in vitro (di luar tubuh) sehingga memastikan jumlah dan aktivitas dari sel-sel itu memenuhi kebutuhan perawatan tanpa menyebabkan efek samping yang berlebihan. Hal ini sangat penting untuk beberapa pasien kanker dengan fungsi imun tubuh yang rendah dan rentan terhadap infeksi.
Sumber artikel: Regenerative Medicine Cell Preparation Center
Penerjemah: Steven Limbara
Editor Bahasa: Agnes Vianny
Kami bekerja sama dengan rumah sakit dan spesialis terkemuka untuk memberi Anda layanan medis lintas batas berkualitas tinggi
(Indonesia)
Tel: +62 21 5200 392
Mob(whatsapp) :(+62)82118094013 / (+62)82118094014
Email : jingkaihospital@gmail.com / jingkaicell@gmail.com
Alamat:Menara Duta Building Lantai 5 Wing D Jl. H. R. Rasuna Said Kav B/9, RT.003 /
RW.007, Kuningan, Jakarta Selatan 12910
Instagram : jingkaicellid
(Vietnam)
Địa chỉ bệnh viện:Số 52, Đoạn phía Nam Đại lộ Hoàng Hưng, Khu Phát triển
(Tiongkok)
地址:长沙经济技术开发区黄兴大道南段52号
Copyright @Rumah Sakit Jing Kai Sa All Rights Reserved.