• 160,000+
  • pengikut
  • ponsel:
    +62 21 5200 392
  • Allogenic NK Cells Direkomendasikan Untuk Pengobatan Kanker

    Kategori artikel:Sains kesehatan    Waktu rilis:2024-12-02     melihat

    Natural Killer cells (NK cells) disebut juga sel NK merupakan sel pembunuh alami dalam sistem imun manusia. Mereka merupakan bagian dari sistem imun bawaan (innate immunity) dan memiliki kemampuan untuk mengenali secara langsung dan menyerang sel-sel yang terinfeksi dan juga sel-sel kanker.


    image.png

    Sumber Gambar: https://www.drugtargetreview.com/news/58043/early-natural-killer-cells-more-effective-than-adult-versions-find-researchers/

     

    Mereka dapat secara langsung mengidentifikasi dan melenyapkan sel-sel yang abnormal dari tubuh tanpa bergantung pada antibodi atau tanpa didahului oleh stimulasi antigen. Banyak penelitian telah menunjukkan bahwa seiring bertambahnya usia, jumlah dan aktivitas dari sel NK dalam tubuh manusia juga berkurang secara bertahap, hal ini menyebabkan pelemahan sistem imun dan meningkatkan risiko terkena penyakit seperti infeksi dan kanker.

    image.png

    Gambar di atas menunjukkan hubungan korelasi yang jelas antara aktivitas sel NK dan tingkat terjadinya kanker, di mana jika aktivitas sel NK semakin rendah, maka tingkat terjadinya kanker semakin meningkat. Grafik di atas dibuat dengan membandingkan waktu setelah pengukuran (tahun) dan tingkat kejadian kanker.

    Sumber Gambar: Regenerative Medicine Cell Preparation Center

     

    Keunggulan penggunaan terapi berbasis sel NK untuk pengobatan kanker:

    1.  Efek antitumor dengan spektrum yang luas

    Sel NK memiliki mekanisme pengenalan yang unik yang dapat langsung mengidentifikasi dan membunuh berbagai jenis sel kanker tanpa bergantung pada antibodi atau tanpa perlu didahului oleh stimulasi antigen. Spektrum luas ini memungkinkan terapi berbasis sel NK untuk digunakan sebagai perawatan terhadap berbagai jenis kanker dan dipakai secara luas sebagai sebuah metode antitumor.

    2. Efek antivirus yang kuat

    Sel NK juga dapat mendeteksi dan mengeliminasi sel-sel yang terinfeksi oleh virus, membantu mengurangi risiko mengidap kanker yang disebabkan oleh infeksi virus, seperti karsinoma nasofaring yang disebabkan oleh virus Epstein-Barr atau kanker serviks yang disebabkan oleh virus human papillomavirus (HPV).

    3. Mempertahankan regulasi imunitas secara keseluruhan

    Sel NK mengatur fungsi dari sel-sel imun lainnya dengan melepaskan sitokin, seperti mengaktivasi sel limfosit T dan limfosit B. Fungsi imunomodulator ini tidak hanya memperkuat serangan terhadap sel kanker, tapi juga mempertahankan kemampuan pertahanan imunitas tubuh pasien dan memperlambat penyebaran kanker.

    4. Efek antitumor yang bersifat persisten

    Sel NK yang teraktivasi dan berproliferasi dapat tetap aktif selama jangka waktu tertentu dalam tubuh, mengidentifikasi serta membunuh sel kanker secara berkelanjutan, dan memberikan efek antikanker yang lebih lama.

    5. Tanpa ada efek samping yang jelas

    Dibandingkan dengan radioterapi dan kemoterapi konvensional, terapi sel NK merupakan pengobatan biologis yang lebih terarah dan merupakan pengobatan yang lebih ramah terhadap tubuh manusia. Sel NK hanya menyerang sel kanker atau sel-sel yang abnormal tanpa merusak sel-sel yang sehat, jadi dia tidak akan membebani tubuh.

     

    Mengapa pasien kanker diuntungkan dengan transfusi sel-sel alogenik ini?

    image.png

    Sumber Gambar: Regenerative Medicine Cell Preparation Center

    Dalam terapi sel NK, penggunaan sel NK yang berasal dari darah tali pusat bayi yang baru lahir lebih efektif, hal ini dikarenakan sel NK yang berasal dari darah tali pusat memiliki aktivitas yang lebih tinggi dan memiliki tingkat proliferasi yang lebih cepat, sehingga mereka dapat mengidentifikasi secara cepat dan membunuh sel-sel kanker setelah masuk ke dalam tubuh pasien kanker, hal ini meningkatkan efisiensi dari pengobatan kanker.

     

    Di waktu yang bersamaan, sel NK dari pasien kanker mungkin tidak cukup memiliki aktivitas antitumor yang disebabkan oleh kerusakan jangka panjang atau penuaan. Tetapi, sel NK dalam darah tali pusat anak yang baru lahir masih muda dan aktif, serta memiliki efek antikanker.

     

    Secara umum, sel NK yang berasal dari darah tali pusat lebih aman dan dapat dikembangkan dan diaktivasi secara in vitro (di luar tubuh) sehingga memastikan jumlah dan aktivitas dari sel-sel itu memenuhi kebutuhan perawatan tanpa menyebabkan efek samping yang berlebihan. Hal ini sangat penting untuk beberapa pasien kanker dengan fungsi imun tubuh yang rendah dan rentan terhadap infeksi.

     

    Sumber artikel: Regenerative Medicine Cell Preparation Center

    Penerjemah: Steven Limbara

    Editor Bahasa: Agnes Vianny



    Isi formulir untuk menghubungi kami dengan cepat

    Kami bekerja sama dengan rumah sakit dan spesialis terkemuka untuk memberi Anda layanan medis lintas batas berkualitas tinggi


    Laporan Medis*:
    Hubungi kami*:

    Copyright @Rumah Sakit Jing Kai Sa All Rights Reserved.  
     

    Peta Situs