• 160,000+
  • pengikut
  • ponsel:
    +62 21 5200 392
  • Simak Inilah 6 Manfaat Perbaikan dan 9 Efek Rejuvenasi Paska Terapi Stem Cells

    Kategori artikel:Sains kesehatan    Waktu rilis:2024-12-10     melihat

    Selama beribu-ribu tahun, manusia telah berusaha mencari rahasia menuju keabadian. Di masa lampau, para raja dari berbagai dinasti mencari “ramuan khusus”dan obat-obatan ajaib” dalam pencarian akan keabadian. Pada hari ini, banyak orang membeli Ganoderma lucidum dan merebus ginseng demi memperpanjang usia. Kita tidak dapat membantu tapi dapat bertanya: Dapatkah manusia benar-benar mencapai keabadian? Jika demikian, seberapa jauhkah kita dari keabadian?

    “Dalam bukunya yang berjudul Lifespan, David Sinclair menghadirkan perspektif radikal: Penuaan merupakan sebuah penyakit, dan penuaan itu sendiri merupakan penyakit yang dapat disembuhkan”

    “Ilmuwan Inggris Anastasia menulis sekali dalam majalah Nature bahwa stem cells sangatlah esensial untuk perbaikan diri dari tubuh dan regenerasi jaringan.”

    “Akademisi dari Chinese Academy of Sciences, Zhou Qi pernah mengatakan sekali dalam wawancara: Nilai dari stem cells terletak dalam sifat saintifik. Stem cells dapat mereplikasi dirinya secara terus menerus, mereka akan terus berproliferasi, dan mereka dapat juga berdiferensiasi menjadi berbagai jenis jaringan dan organ-organ. Oleh karena itu, karakteristik-karakteristik ini menentukan bahwa dia memiliki potensial untuk menggantikan dan memperbaiki organ-organ yang rusak, dan bahkan memperlambat penuaan dan mempertahankan kesehatan kita.”

    Sebagaimana kita mengalami penuaan, sel-sel tubuh kita menjadi seperti prajurit-prajurit yang kelelahan. Keinginan untuk hidup baru tidak dapat mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh penuaan dan kematian, sehingga vitalitas tubuh kita memudar secara bertahap, dan berbagai gejala-gejala penuaan muncul beriringan. Tetapi, dalam cahaya ilmu pengetahuan dan teknologi telah menerangi jalur harapan baru bagi kita, yaitu teknologi anti-penuaan stem cells.

    image.png

    Sumber Gambar: Cells Sciences and Popular Sciences

     

    Stem Cells Bagaikan Kera Sakti

    Dua karakteristik stem cells yang memiliki dua kemampuan dari kera sakti. Salah satunya yaitu mencabut sehelai rambut dan meniupkannya, dia akan menjadi kera yang lain – dia memiliki kemampuan untuk mereplikasi diri sendiri dan beregenerasi, memperbarui diri terus menerus, membagi satu sel menjadi dua, dua menjadi empat, dan seterusnya. Kemampuan kedua yaitu 72 jenis perubahan wujud, stem cells dapat merubah bentuk sendiri, dan dalam kondisi tertentu berdiferensiasi dari bentuk awal menjadi sel-sel dewasa dengan fungsi spesifik. Karakteristik dari stem cells sebagai berikut:

    a. Homing Effect

    Ketika jaringan dan organ-organ rusak dan disertai dengan peradangan, stem cells akan dengan cepat merespon “panggilan” dan menuju bagian yang rusak dengan akurat melalui “homing effect”. Mereka seperti pengrajin yang terampil yang memperbaiki dan menggantikan sel-sel yang rusak, mengembalikan sepenuhnya struktur jaringan beserta fungsinya. Mereka merupakan sel yang sangat pintar, seperti memiliki GPS sendiri, secara ototmatis “menavigasi” menuju bagian tubuh yang memerlukan perbaikan.

    b. Diferensiasi

    Stem cells memiliki berbagai sifat-sifat diferensiasi. Alasan mengapa mereka dipanggil sebagai “sel universal” bahwa mereka dapat berdiferensiasi menjadi berbagai sel dengan fungsi-fungsi berbeda seperti yang diperlukan.

    c. Mengatur imunitas

    Stem cells seperti “ahli regulasi” yang bijaksana dan dia dapat memainkan peranan penting dalam regulasi imun. Mereka seperti prajurit penjaga perdamaian yang terlatih baik untuk mengatur keseimbangan sistem imunitas, melawan peradangan, dan menjaga lingkungan yang damai untuk tubuh.

    d. Parakrin

    Stem cells juga seperti “komandan metabolisme”. Mereka memerintahkan proses metabolisme tubuh dengan mensekresikan sitokin dalam jumlah besar membuat tubuh penuh vitalitas seperti menginjeksikan bahan bakar yang efisien ke dalam mesin.

    Enam Efek Perbaikan Besar

    1. Untuk sistem imunitas, stem cells seperti sebuah unit prajurit elit khusus. Mereka dapat berdiferensiasi menjadi berbagai sel imun, memperkuat lini pertahanan imun, memperbaiki jaringan imun yang rusak, dan membuat sistem imun yang tak dapat dihancurkan.

    2. Dalam sistem pernapasan, stem cells seperti angin di musim semi dan hujan, yang mana dapat berdiferensiasi menjadi sel epitel alveolar dan sel epitel brokial, menutrisi jaringan paru-paru yang rusak, mempromosikan regenerasi dan perbaikan, dan membuat napas menjadi lancar kembali.

    3. Dalam sistem pencernaan, stem cells seperti tukang kebun yang rajin. Mereka berdiferensiasi menjadi sel epitel usus dan melindungi dengan hati-hati mukosa usus. Di saat yang bersamaan, mereka mensekresikan berbagai jenis sitokin dan faktor pertumbuhan untuk mengatur keseimbangan flora usus dan menciptakan lingkungan usus yang sehat.

    4. Dalam sistem peredaran darah, sel punca hempatopoietik seperti sumber kehidupan. Mereka dapat berdiferensiasi menjadi berbagai jenis sel darah, menyuplai darah segar untuk tubuh, dan memperbaiki penyakit sistem peredaran darah.

    5. Dalam sistem endokrin, stem cells seperti pengatur yang akurat, mensekresikan berbagai jenis faktor pertumbuhan dan hormon untuk meregulasi keseimbangan endokrin dan mengizinkan berbagai fungsi tubuh agar beroperasi dalam cara yang terkoordinasi.

     

    image.png

    Gambar di atas mendeskripsikan peranan stem cells dalam berbagai sistem organ.

    Sumber Gambar: Cell Sciences and Popular Sciences

     

     

    1. Rejuvenasi fungsi otak

    Setelah mencapai usia menengah, sel saraf di otak perlahan berkurang (sekitar 0.8% setelah umur 25 tahun, hanya 55% dari sel saraf yang tersisa pada usia 70 tahun), fungsi keseluruhan akan berkurang secara signifikan. Orang-orang pada usia menengah dan usia lanjut umumnya mengalami penurunan memori, inteligensi, dan fungsi kognitif, dan bahkan mengalami gejala seperti demensia.

    image.png

    Sumber Gambar: Cell Sciences and Popular Sciences

     

    2. Rejuvenasi fungsi jantung

    Stem cells dari organ jantung sendiri memiliki kemampuan untuk berdiferensiasi menjadi jaringan jantung. Dengan menggunakan protein SDF-1, kita dapat menginduksi dan mempromosikan stem cells untuk melakukan homing pada organ jantung, mengintegrasikan stem cells dalam miokardium yang rusak, mempromosikan diferensiasi dari sel progenitor jantung, kemudian mempromosikan angiogenesis, dan meningkatkan fungsi jantung, oleh karena itu mempertahankan potensi perbaikan jantung itu sendiri.

    image.png

    Sumber Gambar: Cell Sciences and Popular Sciences

    3. Rejuvenasi fungsi hati

    Stem cells di organ hati memiliki kemampuan untuk berdiferensiasi menjadi jaringan hati. Sebagaimana stem cells menuju hati, mereka akan memainkan peran penting dalam sintesis, detoksifikasi, dan mempromosikan ekskresi bilirubin (atau mengurangi bilirubin dan transaminase), secara signifikan meningkatkan albumin, serum PIIIP, dan tingkatan serum faktor pertumbuhan hepatosit, dan memperlambat atau mencegah terjadinya fibrosis hati.

    image.png

    Sumber Gambar: Cell Sciences and Popular Sciences

     

    4. Rejuvenasi fungsi paru-paru

    Dengan mentargetkan stem cells menuju paru-paru, di sisi lain, stem cells akan menggantikan dan memperbaiki sel-sel yang rusak; di sisi lain, stem cells akan menghasilkan sel paru-paru yang baru, meletakkan fondasi untuk memperbaiki jaringan paru-paru yang rusak dan memulihkan fungsi paru-paru setelah fibrosis paru-paru.

    Laju regenerasi dari jaringan paru-paru (alveolus, pembuluh darah paru-paru, dll.) melampaui laju perkembangan dari kerusakan akiabt peradangan yang disebabkan oleh stimulus eksternal dan faktor patologis internal. Sistem regeneratif jaringan menghambat munculnya berbagai peradangan, mencegah, menahan dan mengeliminasi fibrosis paru, oleh karena itu mempertahankan jaringan paru dalam kondisi yang baik dan stabil, dan mempertahankan fungsi paru dalam kondisi sehat dan bentuk peremajaan.

    image.png

    Sumber Gambar: Cell Sciences and Popular Sciences

     

    5. Rejuvenasi fungsi ginjal

    Setelah proses homing yang spesifik menyasar ginjal, stem cells mencapai lesi ginjal, meningkatkan mikrosirkulasi lokal dalam ginjal, mengembalikan metabolisme sel yang normal, menciptakan lingkungan aerobic yang baru bagi ginjal, dan menghilangkan gejala dari gagal organ yang disebabkan oleh iskemia dan hipoksia, oleh karena itu memperbaiki fungsi intrinsik dari sel yang rusak dan membangun jaringan-jaringan organ.

    Pada saat yang sama, stem cells memperbaiki pankreas dengan membentuk sel pulau (islet of Langerhans) yang baru melalui diferensiasi dan regenerasi jaringan, sehingga gula darah pasien diatur secara perlahan kembali ke dalam indikator normal, oleh karena itu mempertahankan perlindungan bagi ginjal.

    image.png

    Sumber Gambar: Cell Sciences and Popular Sciences

     

    6. Rejuvenasi fungsi tulang dan sendi

    Ketika tulang dan sendi rusak, mereka menjadi sulit untuk diperbaiki, yang mana akan menyebabkan kerusakan sendi yang bersifat irreversible dan terbentuknya penyakit tulang dan sendi.

    Teknologi stem cells dapat secara langsung menambah stem cells yang berkurang dan menggunakan pengaruh aktivitas mereka untuk mempromosikan perbaikan lesi jaringan tulang lokal. Stem cells dapat berdiferensiasi dalam tulang rawan dan memiliki fungsi dari sekresi kolagen tipe II spesifik tulang rawan dan matriks proteoglikan. Mesenchymal stem cells dapat diinjeksi dalam kerusakan area tulang rawan untuk berdiferensiasi menjadi kondrosit dan menghasilkan matriks tulang rawan atau jaringan tulang baru, yang mana memiliki kemampuan untuk memperbaiki tulang yang rusak.

    image.png

    Sumber Gambar: Cell Sciences and Popular Sciences

     

    7. Fungsi imunitas anti penuaan

    Penurunan fungsi imunitas merupakan tanda penting dari penuaan. Imunitas merupakan faktor kunci bagi tubuh manusia untuk melawan penyakit, terutama mengeliminasi mikroorganisme yang bersifat patogen (bakteri, kuman, dan parasite) bahwa fungsi tubuh manusia dan untuk mengontrol dan membunuh sel tumor. Penuaan menyebabkan turunnya sel-sel imun dan mengurangi aktivitas, menyebabkan penurunan kekebalan terhadap penyakit, sehingga tumor dan penyakit lain tumbuh dengan mudah. Setelah infusi exogenous stem cells, sistem imun hematopoietic dapat dibangun kembali dan fungsi imun yang normal dapat dikembalikan.

    image.png

    Sumber Gambar: Cell Sciences and Popular Sciences

     

    8. Rejuvensi fungsi ovarium

    Premature ovarian failure merujuk pada kegagalan organ ovarium pada wanita sebelum usia 40 tahun karena habisnya folikel ovarium atau kerusakan akibat prosedur medis. Dia dapat termanifestasi sebagai gejala menopause seperti berkurangnya volume menstruasi, anovulasi, corpus luteum insufficiency, vagina kering, dan berkurangnya libido.

    image.png

    Sumber Gambar: Cell Sciences and Popular Sciences

     

    9. Rejuvenasi fungsi seksual pria

    Stem cells dapat mencegah penyakit degeneratif sistem reproduksi, meningkatkan vitalitas ginjal dan mengaktifkan fungsi seksual. Mereka dapat meningkatkan fungsi seksual pria secara signifikan, dan secara signifikan meningkatkan frekuensi hubungan intim dan kepuasan intim. Kesehatan seksual dengan stem cells merupakan cara yang paling aman, paling sehat, dan paling efektif serta dapat bertahan lama untuk mengembalikan fungsi seksual.

    image.png

    Sumber Gambar: Cell Sciences and Popular Sciences

     

    Sumber Artikel: Cell Sciences and Popular Sciences

    Penerjemah: Steven Limbara

    Editor Bahasa: Agnes Viannya



    Isi formulir untuk menghubungi kami dengan cepat

    Kami bekerja sama dengan rumah sakit dan spesialis terkemuka untuk memberi Anda layanan medis lintas batas berkualitas tinggi


    Laporan Medis*:
    Hubungi kami*:

    Copyright @Rumah Sakit Jing Kai Sa All Rights Reserved.  
     

    Peta Situs